by

98% Siswa SMA di Papua Dinyatakan Lulus

Jayapura, Papuatoday, (04/05/2020) – Christian Sohilait (Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua) mengatakan tingkat kelulusan SMA, SMK dan SMALB di Papua mencapai 98 persen. Sementara sisanya yang tidak lulus disebabkan peserta ujian meninggal dunia dan berhalangan tetap.

Dari 434 SMA, SMK dan SMALB, peserta anak didik masa tahap akhir berjumlah 28.973 siswa dan yang lulus 28.399 siswa. Sementara yang dinyatakan tidak lulus 574 siswa.

“Berdasarkan nilai yang dimasukkan sekolah maka yang tidak lulus hanya 2 persen. Penyebabnya yang pertama adalah jumlah daftar ujian secara rill anak sekolahnya tidak ada, kemudian meninggal dunia dan alpa terlalu banyak sehingga kesalahan peserta mereka sendiri yang membuat tidak lulus,” katanya.

Dirinya mengapresiasi kepala sekolah dan seluruh guru sehingga dapat mengumumkan kelulusan secara serentak di seluruh Papua. Tugas berikutnya menurutnya adalah menjaga anak-anak yang telah lulus dan memastikan seluruh anak yang lulus melanjutkan pendidikannya ke tingkat perkuliahan.

Setelah mendengarkan kelulusan, mantan sekda Lanny Jaya ini meminta untuk tidak perlu euforia yang berlebihan karena di tengah pandemi Corona, maka cukup mengucap syukur di rumah saja.

“Kami sudah bekerja sama dengan kepolisian agar tidak membiarkan adanya perkumpulan dan euforia yang berlebihan dan orang tua harus jaga anaknya tetap di rumah,”ujarnya.

Di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2020, dirinya juga menyampaikan kepada seluruh insan pendidikan di seluruh Papua bahwa meskipun ada virus corona, tetapi pendidikan tidak boleh padam dan prestasi saat ini menentukan langkah ke depan untuk menjadi pemimpin masa depan di Papua.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *