by

Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom : Seluruh Uang Otsus Yang Makan Itu Masyarakat dan Mahasiswa Lanny Jaya, Jadi Kalau Ada Yang Tolak Otsus, Itu Sudah Ada Dalam Perut

Tiom, KameraPapua.com (19/08/2020), Befa Yigibalom (Bupati Lannny Jaya) memberikan tanggapannya terhadap isu penolakan Otsus Papua yang tengah bergulir di kalangan masyarakat. Dalam kegiatan rangkaian Peringatan 17 Agustus, Befa Yigibalom (Bupati Lanny Jaya) memberikan pernyataannya terkait dengan Otsus Papua.

“Hari ini banyak orang yang mau menolak Otsus. Saya mau buka kartu untuk Lanny Jaya. Di Lanny Jaya itu, orang pertama yang memakan uang Otsus itu seluruh masyarakat dan mahasiswa Lanny Jaya. Oleh karena itu, jika ada yang menolak maka mereka harus hati-hati karena perut mereka yang telah terima uang Otsus,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Befa Yigibalom juga menegaakan bahwa tidak ada aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Lanny Jaya yang menyelewengkan dana Otsus untuk kepentingannya pribadi.

“Sya kasih tahu bahwa siapapun di negara ini yang mengatakan hal tersebut, dia adalah penipu. Uang Otsus langsung ke masyarakat, terutama uang Otsus yang sebesar Rp 30 milyar tersebut langsung dijadikan program Lanny Jaya Mandiri yakni memberikan bantuan uang Rp 1 juta per KK/bulan. Dalam bidang pendidikan, Uang Otsus sebesar Rp 25 milyar, kita jadikan Program Lanny Jaya Cerdas,” tegasnya.

Dirinya mengajak masyarakat Lanny Jaya agar harus bersyukur kepada Tuhan setiap pembangunan yang dilakukan.

“Bersyukur karena Republik Indonesia ini ada di Tanah Papua dan kita sudah menikmati. Bagaimana kita mau menolak jika kita sudah menikmati uang Otsus, oleh karena itu kita harus bersyukur,” jelasnya.

Dirinya juga mengingatkan jika ada teman-teman yang mau menolak Otsus itu biasa saja di sistem demokrasi ini, tetapi saya mengajak kita semua harus bersyukur. Saya berani berbicara hal tersebut karena kita sudah melakukan yang terbaik untuk Lanny Jaya dengan dukungan pemerintah pusat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *