by

Sentil Tikus Berdasi, Ini Aspirasi Pendemo ke MRP Terkait Otsus Papua

Jayapura, KameraPapua.com, (22/11/2020), – Tikus Berdasi yang menyalahgunakan dana Otsus, bikin masyarakat susah,” demikian tulisan salah satu panflet yang disuarakan puluhan pendemo di Kantor Majelis Rakat Papua.

“Papua merdeka, referendum, semua itu digunakan untuk menutupi kesalahan mereka, yang disebut tikus berdasi. itu alasan kami datang, kami datang untuk menyampaikan aspirasi sebagai orang Papua, jangan terlalu tipu kepada masyarakat,” kata Simoen Ohee, di halaman kantor MRP.

Massa yang tergabung dalam Lembaga Gerakan Merah Putih di Tanah Papua dalam aspirasinya berharap ada evaluasi mengenai pelaksaan Otsus di Papua selama 21 tahun, mendukung evaluasi dan audit tikus berdasi yang mengunakan Otsus, mendukung Otsus berlanjut, dan menolak RDP-U di Jayapura.

Simoen mengatakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDP-U) akan ditolak oleh masyarakat adat jika dilakukan di Jayapura.

“RDP Umum di Jayapura tidak akan lanjut, awal mula MRP di sahkan di mana, tangga (07/04/2009) disahkan di Biak, maka harus kembali ke Biak,” Ucap Simoen Ohee.

Adapun beberapa peryataan maupun aspirasi yang diserahkan ke MRP di antaranya berbunyi, Otonomi tidak gagal, yang gagal adalah penyalahgunaan uang Negara oleh tikus berdasi. Selanjutnya, meminta agar anggota MRP diganti orang asli Papua merah putih bukan gado-gado.

Peryataan lainnya, MRP mendaftar hak dan kewajiban pemilik hak ulayat, hutan, pohon, air, ikan, ternak di darat dan burung di udara adalah aset masyarakat adat menunjukkan jadi diri adat.

kemudian, sikap Dewan Adat Sentani sudah mengajukan bagaimana sikap kami mendukung Otsus dalam RDP nanti. Jadi jangan buat kacau di tanah kami dengan mengadakan RDP jilid II dan RDPU sialakan di lakukan di Biak.

Sikap lainnya, TNI/Polri adalah pelindung rakyat pembela kebenaran dan menjaga keamanan tidak mengeluarkan peluru sembarangan di tubuh orang tak bersalah, melakukan penembakkan pelanggaran HAM.

Anggota MRP yang menemui massa aksi sekaligus menerima apsirasi yakni Minggus Madai, Stedy Nef Penggu, MA dan Nikolas Deai.

“Aspirasi ini. Nanti kita bawa ke pimpinan untuk direnungkan secara bersama-sama. Sesuai aspirasi yang disampaikan akan sama dilanjutkan,” tutup Nikolas Deai.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *