by

Tokoh Adat Sosiri Boas Asa Enoch : Keberhasilan Otonomi Khusus di Papua Sudah Banyak

 

Jayapura, KameraPapua.com, (27/11/2020), – Boas Asa Enoch (Tokoh Adat Sosiri) mengutarakan tokoh adat di pesisir dan pegunungan papua minta pemerintah melanjutkan Otonomi Khusus (Otsus) di Bumi Cendrawasih karna Otsus diklaim dapat meningkatkan pembangunan, kesehatan dan pendidikan di Papua.

Otsus Papua adalah kewenangan khusus yang diakui dan diberikan oleh negara, melalui UU nomor 21/2001. Selama ini, anggaran otsus yang dikucurkan pemerintah pusat dari tahun 2000-2020 terus meningkat dan difokuskan untuk 4 program prioritas yaitu pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Contoh keberhasilan otsus di Papua sudah banyak, seperti dalam bidang pendidikan, ada ribuan anak asli Papua dikirim sekolah ke luar negeri, baik dikirim ke Australia, Selandia Baru, Jerman, Belanda dan Amerika dan berbagai negara lainnya,” jelasnya.

Otsus juga meningkatkan infrastruktur, misalnya pada sarana transportasi di sektor perhubungan darat, laut dan udara seperti pembangunan 6 bandara di Provinsi Papua yaitu Bandara Ewer, Bandara Kepi, Bandara Ilaga, Bandara Oksibil hingga Bandara Nabire Baru dan Bandara Mopah di Merauke, juga perbaikan Bandara Sentani.

“Termasuk jalan Trans Papua sepanjang 1.071 kilometer telah tersambung dan terus ditingkatkan kondisinya. Saat ini jalan Trans Papua sudah beraspal sepanjang 743 kilometer dan sisanya masih pengerasan tanah,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa, jalan Trans Papua terbukti memberikan manfaat untuk kesejahteraan rakyat dengan semakin murahnya harga barang-barang kebutuhan pokok, karena ada konektivitas jalan darat.

“Agar penerapannya semakin bermanfaat, otsus harus dievaluasi dan dilanjutkan, agar dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua dan menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, David Hubi selaku tokoh masyarakat di pegunungan Papua menyebutkan pembangunan di daerah pegunungan tengah Papua masih tertinggal, sehingga diperlukan dukungan dari pemerintah, salah satunya lewat pemberlakukan otsus.

“Daerah pegunungan tengah Papua juga perlu dimekarkan menjadi Provinsi Pegunungan Tengah Papua, agar pembangunan lebih merata. Jika ada yang beranggapan tolak otsus, itu adalah hal yang salah,” tambahnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *