by

Herman Yoku : WNA Papua Yang Ada Di Luar Negeri Stop Bicara Masalah Papua

Jayapura, KameraPapua.com, (25/02/2021) – Tokoh adat Papua dan Tokoh adat Tabi Herman Yoku menyesalkan sikap Warga Negara Asing ( WNA ) asal Papua yang ada di Luar negeri yang sering menggunakan isu – isu HAM dan Separatis di Papua untuk mendiskreditkan Indonesia di mata dunia dan mencari donor dari LSM – LSM dan NGO di luar negeri agar mereka tetap hidup.

Apa lagi menurut Herman Yoku ada beberapa kelompok dan WNA asal Papua yang paling intens menyuarakan isu – isu Papua, padahal mereka bukan lagi Warga Negara Indonesia ( WNA ) tetapi mereka sudah menjadi Warga Negara Asing, jadi tidak berhak untuk mengurus masalah dan persoalan – persoalan di Papua, persoalan Papua adalah urusan interen Indonesia.

“Saya mau sampaikan kepada Orang Asli Papua ( OAP ) yang hari ini anda berada di negara orang lain yang bukan lagi warga negara Indonesia , dan anda sudah ada di negara asing dan anda juga akan menganggap saya adalah orang asing, jadi kita sama – sama adalah orang asing, saya minta dengan tegas kepada orang – orang Papua yang ada di negara asing kalian harus stop mengurus segala macam persoalan di Papua dan Indonesia, kalian bukan lagi warga negara Indonesia, ibaratnya kamu bilang kamu di luar negeri dan saya di dalam negeri jadi kamu stop urus masalah dalam negeri kami di Indonesia, ” tegas Herman Yoku yang juga kepala suku besar Wih-kaya Elseng Tabi.

Menurut Herman Yoku warga negara asing yang berasal dari Papua, sudah tidak mempunyai hak lagi untuk mengurus atau membicarakan persoalan – persoalan yang terjadi di Papua, sebab mereka bukan lagi bagian dari NKRI, dan tidak mempunyai hak untuk mengurus persoalan di Papua. sebab mereka ini secara aturan dan legalisasi mereka bukan lagi warga negara Indonesia.

“Saya mau kasih tahu skali lagi bahwa sodara tidak lagi mempunyai KTP indonesia, bukan lagi warga negara Indonesia, tetapi kalian mempunyai KTP berwarga negara asing atau WNA dan bukan WNI, saya minta anda semua sadar dan stop bicara mencampuri lingkungan kami di dalam negeri Indonesia. Pokoknya kami mau mati kah, atau mau hidup kah, itu adalah urusan kami di dalam negeri Indonesia, karena kami orang Indonesia tidak pernah mencampuri urusan kalian di negara asing yang kalian tinggal, status kalian tidak pernah kami persoalkan , untuk itu anda tidak boleh dengan lancang mencampuri urusan dalam negeri Indonesia, jadi skarang kamu stop, kamu mau berjuang Papua Merdeka, silakan kamu berjuang di negara kalian, jangan lagi ganggu dan provokasi kami di dalam negeri, khususnya di Papua,” ungkap Herman.

“Saya juga ingatkan kepada Benny Wenda cs, Herman Wanggai cs, Veronica Koman cs, John Anari cs dan siapapun anda yang merupakan warga Papua di luar negeri , status kita sama yaitu sesama anak Papua, tetapi yang ,membedakan kita adalah kewarganegaraan kita tersebut, saya adalah warga negara Indonesia dan kalian adalah warga negara asing, jadi saya minta dengan hormat dan tegas , kalian stop mengurus persoalan di Papua, Papua adalah bagian yang sah dan integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya.

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *