by

Pelantikan Sekda Papua Disebut Sudah Konstitusional

 

Jayapura, KameraPapua.com, (04/03/2021) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah melantik Dance Yulian Flassy sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Papua berdasarkan Keputusan Presiden 159/TPA/2020 tanggal 23 September 2020. Pelantikan itu dinilai sudah sesuai.

“Langkah Kemendagri mengenai hal tersebut sudah konstitusional,” kata Peneliti Ahli Utama Politik Pemerintahan Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR Mohammed Mulyadi dalam keterangan tertulis, Selasa, 2 Maret 2021.

Menurut Mulyadi, pelantikan itu sesuai dengan Pasal 235 (2) Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Beleid itu menyebutkan bahwa dalam hal kepala daerah menolak mengangkat atau melantik kepala perangkat daerah, menteri mengangkat atau melantik kepala perangkat daerah provinsi.

“Jadi menteri sudah betul dalam melantik sekda definitif,” ujar Mulyadi.

Seleksi Sekda Provinsi Papua sudah berjalan secara prosedural. Gubernur Papua Lukas Enembe telah membentuk panitia seleksi (pansel).

Hasil dari pansel telah menetapkan tiga besar calon Sekda Provinsi Papua yakni Doren Wakerkwa, Wasouk D Sieb, dan Dance J Flassy. Penetapan sesuai Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN. Selanjutnya, tim penilai akhir (TPA) tingkat pusat memilih satu orang dari tiga calon yang diusulkan pansel.

Dance J Flassy terpilih sebagai Sekda Provinsi Papua. Namun, Lukas Enembe menolak dan tidak melantik Dance.

“Secara konstitusional Gubernur Papua sebaiknya melantik Sekda terpilih sebab sudah melalui proses seleksi sesuai ketentuan perundang-undangan,” ucap Mulyadi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *