by

Bulan Juli, Peralatan Biliar PON XX Papua Tiba di Mimika

Jayapura, KameraPapua, (01/07/2021) – Panitia Besar PON XX Papua memastikan sebagian perlengkapan pertandingan yang dibutuhkan sudah berada di tanah air, dan segera dikirim ke masing-masing klaster penyenggelaran multi ajang olahraga nasional empat tahunan itu.

Salah satu peralatan yang siap distribusikan adalah peralatan cabang olahraga billiar yang di datangkan dari China, Korea, Belgia dan Inggris.

Direktur Utama CV Caraboa Indonesia, Hendra Kurniawan memastikan peralatan pertandingan billiar akan tiba di Kabupaten Mimika pada bulan Juli mendatang. Peralatan biliar itu merupakan meja biliar yang biasanya digunakan pada kejuaraan dunia.

Peralatan itu, yakni meja pool 9 feet sebanyak 12 seet, meja snooker 12 feet dengan tipe M-1 berasal dari China, meja carom tipe Pro AM-V didatangkan langsung dari Korea.

“Jadi, 18 buah meja biliar terdiri dari meja pool 12 buah, snooker 3 buah dan carom 3 buah, meja dan peralatan lainnya sudah tiba di Surabaya dan siap dikirim ke Mimika tempat pertandingan biliar dilakukan,” kata Hendra melalui rilis yang diterima disela-sela mendampingi tim PB PON melakukan pemeriksaan barang di Kota.

Menurut Hendra, peralatan pendukung lainnya seperti lampu LED untuk meja biliar, bola dan lainnya satu paket akan dikirim bersamaan ke Mimika.

Termasuk pada saat pemasangan di venue akan mendatangkan 10 teknisi dari Jakarta, mengingat kurang lebih 12 hari proses pemasangan.

“Kita sewa container 40 feet untuk menampung semua peralatan billiar, harapan saya diakhir bulan Juli semua peralatan sudah terpasang di venue dan kita akan menempatkan satu orang teknisi untuk menjaga meja biliar sampai pertandingan PON selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Technical Delegate (TD) cabor Biliar, Robby Suarly mengapresiasi Pemerintah dan PB PON Papua sebagai tuan rumah PON. Dimana, dalam sejarah untuk pertama kalinya cabor biliar memiliki stadion khusus dan peralatan bermerk kelas dunia.

“Sejak dipertandingkan pada PON 1977 di Jakarta, cabor biliar tidak pernah dipertandingkan di dalam stadion khusus biliar. Biasanya cabor biliar digelar di tempat-tempat yang disulap agar mampu menampung meja biliar untuk berbagai nomor pertandingan. Bahkan, dalam pertandingan biliar level Sea Games, yakni Sea Games 1987, 1997 dan 2011 yang diselenggarakan di Indonesia, biliar tidak pernah merasakan aura tuan rumah sesungguhnya,” jelasnya.

Menurutnya, stadion biliar di Mimika khusus PON, sekaligus menjadi fasilitas kebanggaan masyarakat Papua. Pasalnya stadion biliar merupakan pengakuan terhadap eksistensi olahraga biliar di tanah air, khususnya kegiatan multi event level nasional seperti PON dan ini menjadi tantangan bagi tuan rumah PON berikutnya.

“Sayang meja dengan merk yang bagus dipakai untuk tes event, kalau bisa disewa di meja di rumah-rumah biliar saja, karena kalau pakai meja yang baru otomatis pada saat pelaksaan PON akan terlihat bekas,” ujarnya.

Diketahui, peralatan pertadingan lainnya dari beberapa negara saat ini sudah berada tiba Jakarta dan setelah dilakukan pemeriksaan akan langsung di kirim ke klaster penyelenggaraan PON XX Papua.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *